| Makna Natal | ||||||
| Ap. Naomi Dowdy | ||||||
|
26 Desember 2008
25 Oktober 2008
Ps. Indri Gautama
“God sets Himself against the proud and haughty, but gives grace (continually) to the lowly (those who are humble enough to receive it).” (James 4:6 AMP)
Dalam bahasa Indonesia, ayat di atas bisa diterjemahkan menjadi sebagai berikut: “ Tuhan menempatkan diri-Nya melawan orang yang congkak, sombong dan tinggi hati, tetapi memberikan kasih karunia kepada orang yang rendah hati (mereka yang cukup rendah hati untuk menerima kasih-karunia-Nya).” – Yakobus 4:6.
Dengan jelas Yakobus mengatakan bahwa kasih karunia Tuhan hanya tersedia bagi orang yang rendah hati; sementara itu, orang sombong akan menjadi musuh Tuhan. Tentunya kita tidak ingin menjadi musuh Tuhan, tetapi kita ingin Tuhan selalu ada di pihak kita.
Supaya kita selalu memperoleh kasih karunia Tuhan dalam segala sesuatu yang kita kerjakan, sangat penting bagi kita untuk mengerti aplikasi dari kerendahan hati yang sesungguhnya ( true humility). Merendahkan hati berarti:
1. Mengakui apa yang Tuhan katakan mengenai diri kita.
Seringkali kerendahan hati disalah-artikan dengan minder ( inferiority complex).. Menganggap diri rendah, tidak bisa apa-apa, tidak layak, minder bukanlah rendah hati. Ini semua adalah kerendahan hati yang palsu. Kelihatannya lemah lembut dan sopan, tetapi sombong di dalam. Mengapa sombong? Karena orang yang minder melihat diri mereka jauh lebih rendah dari apa yang Tuhan katakan mengenai mereka.
2. Mengakui semua kesuksesan sebagai bentuk kasih karunia Tuhan dan tidak lebih dari itu.
Rasul Paulus memiliki pelayanan yang sangat berhasil dan berbuah. Pelayanannya tersebar ke seluruh penjuru dunia sampai Eropa Barat, Eropa Timur dan Asia Kecil. Bisa dikatakan bahwa dia adalah rasul yang paling berpengaruh sepanjang masa. Tetapi di tengah kesuksesannya, ia berkata:
”Karena aku adalah yang paling hina dari semua rasul, sebab aku telah menganiaya Jemaat Allah. Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang......” – 1 Korintus 15:9-10.
Rasul Paulus sangat rendah hati. Ia sadar dan mengakui tangan Tuhan lah yang sudah membawanya sampai ke kejayaan, bukan hasil jerih payahnya.
3. Menanti dengan hati sabar untuk menggunakan cara Tuhan dalam menyelesaikan krisis.
Kesombongan seseorang segera terbaca ketika dia mengalami krisis. 1 Samuel 13 mengisahkan Saul yang dihadang oleh orang Filistin. Ketika ia menjadi sangat cemas karena serangan orang Filistin sudah semakin dekat dan nabi Samuel tidak kunjung datang, Saul memutuskan untuk mempersembahkan korban bakaran sendiri. Dia memakai hikmatnya sendiri dalam menghadapi krisis dan kasih karunia Tuhan tidak turun atas hidupnya.
Sebaliknya, raja Daud melewati pengalaman yang sama dengan raja Saul (1 Samuel 30), di mana mereka mendapati seluruh perkemahan telah dijarah habis dan anak-isteri mereka diculik. Rakyat marah dan berniat melempari Daud dengan batu. Di tengah krisis seperti itu, Daud memilih untuk berkonsultasi dan menguatkan kepercayaannya pada Tuhan. Hasilnya, Daud merebut kembali semua yang telah diambil oleh musuhnya.
Anda bisa mengalami kemenangan seperti raja Daud. Kemenangan tidaklah sejauh yang Anda pikirkan, asal Anda dengan hati-hati mengevaluasi hati Anda. Apakah Anda sudah setuju dengan semua firman-Nya? Apakah Anda mereferensikan kesuksesan Anda pada kasih karunia-Nya? Apakah Anda dengan sabar menunggu Tuhan untuk memakai cara-Nya dalam mengatasi krisis Anda?
Dalam kasih-Nya,
Maria Magdalena Ministries
05 Oktober 2008
Kesaksian : Pertolongan Tuhan Tidak Pernah Terlambat
Kejadian po minggu kedua juni , dimana kami mengalami masalah , salah satu dari dari 7 style yang harus keluar tidak bisa export full quantity tepat waktu. Scdh export kami untuk USA adalah sabtu pagi dan sebenarnya berdasarkan analisa telah saya ketahui adanya kemungkinan masalah pada satu style tersebut ..Oleh sebab itu saya mengajukan permintaan mundur export 1 minggu untuk sisa quantity dari style tsb saja kepada agent kami di HK sambil saya terus berdoa untuk pertolongan campur tangan TUHAN untuk masalah ini..Namun jawaban yang mengecewakan datang bahwa kami tidak diijinkan mundur dan kalau tidak bisa harus export melalui perjalanan udara..
Terus terang , apabila barang sampai jalan melalui udara , keuntungan 10 order pun blm tentu bisa menutup biaya penerbangan..Ini yang selalu di dengungkan oleh Big boss kami..Maka kami selalu berhati hati dl hal ini..
Setelah mendapat balasan email mengenai penolakan dari agent kami , hati saya sangat sedih .Tapi saya masih berharap pertolongan TUHAN sekali lagi dengan memohon sekali lagi pengajuan mundur dari USA . Logika kami disini , USA sudah resesi ekonomi , penjualan melambat , ada 7 style untuk buyer tsb , masakan 1 style export 50% qty saja tidak boleh sih. minggu sebelumnya sudah export 15 style ke buyer yang sama .... Tapi apa mau dikata , last minute po hari jumat pagi , saya mendapat kejutan lagi dari buyer , NO EXTENTION or DISCOUNT 20 % ... oh GOD ! Sungguh tega buyer ini ...Aku kecewa sekali ...Saking kecewanya , perkataan keluar dari mulut saya ( bukan dalam hati lagi ) ; TUHAN KOK KASIH SAYA PENCOBAAN SEPERTI INI SIH ! KENAPA TUHAN TIDAK MENOLONG SAYA .
Yg terbayangkan oleh saya biaya kapal terbang yang harus dikeluarkan . Kecewanya Big boss... Untuk sesaat saya masih memandangi email dari buyer dimonitor .... Tapi setelah itu akhirnya saya sadar , kok saya begitu kurang ajar sama TUHAN emangnya setiap permintaan saya harus dipenuhi . Lalu saya berdoa ; AMPUNI KEKURANGAN AJARANKU TUHAN , AKU EMOSI . AKU PERCAYA ENGKAU MENDENGAR DOAKU , BERBELAS KASIH LAH PDKU , DAN AKU YAKIN PERTOLONGAN TUHAN TIDAK AKAN TERLAMBAT....
Aku mulai menawar kepada buyer untuk 10- 15 % discount atas brg yang terlambat export dan minta diijinkan untuk export po minggu berikutnya..karena email baru dikirim po hari jumat , maka kemungkinan dapat kabar dari buyer adalah minggu depan.. Perhitungan kami bagaimanapun dengan % disc jauh lbh murah dari biaya kapal terbang.
Pada saat itu posisi saya adalah pasrah... Minggu berikutnya hari senin 16 jun , aku mendapat email dari buyer . Mau tau isi emailnya ? YOUR DELIVERY EXTENTION IS GRANTED WITHOUT DISCOUNT !!!!! . Mata saya berkaca kaca , membaca dan membaca lagi seolah olah tidak percaya. Saya cuma minta tolong TUHAN supaya brg boleh diijinkan export walaupun dengan disc % . TAPI TUHAN MEMBUAT BUYER MELEMAHKAN HATINYA DGN MEMPERBOLEHKAN KAMI EXPORT MUNDUR 1 MINGGU TANPA DISC 1 % PUN ....LUARRRR BIASA TUHAN KITA !!!! HALLELUYAH !!
Akhirnya barang kami export melalui laut dan uang LC sudah cair...
Saya menyesal sekali telah marah sama TUHAN . Untung juga saat itu saya sadar dan minta ampun. Mungkin kalo saya tetap marah sama TUHAN , barang saya tetap harus export melalui udara .
Pertolongan TUHAN tidak pernah terlambat !
Dikirim oleh : Henny Tjandra by Email
29 September 2008
Sebuah Renungan
Dalam kehidupan kita sehari - hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya.
Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia.
Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki - laki di sebuah keluarga yang miskin bahkan untuk makan saja sering kali kekurangan.
Ketika makan, mama sering memberikan porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke piringku, mama berkata,"Makanlah nak, mama tidak lapar."
KEBOHONGAN MAMA YANG PERTAMA
Ketika saya mulai tumbuh dewasa, mama yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekat rumah, mama berharap dari hasil pancingan dapat memberikan sedikit makanan bergizi untuk pertumbuhan.
Sepulang memancing, mama memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup itu, mama duduk disampingku dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan.
Aku melihat mama seperti itu, hatiku juga tersentuh, lalu menggunakan sendokku dan memberikannya kepada mamaku. Tetapi mama dengan cepat menolaknya, ia berkata,"Makanlah nak, mama tidak suka makan ikan."
KEBOHONGAN MAMA YANG KEDUA
Sekarang aku masuk SMP, demi membiayai sekolahku, mama pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kebutuhan hidup.
Di kala musim dingin tiba, aku bangun dari tempat tidurku, melihat mama masih bertumpu pada lilin kecil dengan gigihnya melanjutkan pekerjaannya menempel kotak korek api.
Aku berkata,"Ma, tidurlah, sudah malam, besok pagi mama masih harus kerja." Mama tersenyum dan berkata,"Cepatlah tidur nak, mama tidak capek."
KEBOHONGAN MAMA YANG KETIGA
Ketika ujian tiba, mama meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergi ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, mama yang tegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama beberapa jam.
Ketika lonceng berbunyi menandakan ujian sudah selesai. Mama dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol dingin untukku. Teh yang begitu kental tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental.
Melihat mama yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk menyuruhnya minum. Mama berkata,"Minumlah nak, mama tidak haus."
KEBOHONGAN MAMA YANG KEEMPAT
Setelah kepergian papa karena sakit, mama yang malang harus merangkap sebagai papa dan mama. Dengan berpegang pada pekerjaan yang dulu, mama harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga kitapun semakin susah dan susah.
Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di dekat rumahku pun membantu mama, baik dalam masalah besar maupun masalah kecil.
Tetangga yang ada disebelah rumah melihat kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasehati mama untuk menikah lagi. Tetapi mama memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, mama berkata,"Terima kasih. Saya tidak butuh cinta."
KEBOHONGAN MAMA YANG KELIMA
Setelah aku tamat dari sekolah dan bekerja, mama yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi mama tidak mau, ia rela pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Aku sering memberikan sedikit uang untuk membantu kebutuhan mama, tetapi mama bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. Malah mengembalikan uang tersebut. Mama berkata,"Mama punya uang."
KEBOHONGAN MAMA YANG KEENAM
Setelah lulus dari S1, akupun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat sebuah bea siswa di sebuah perusahaan. Akhirnya aku pun bekerja di perusahaan itu.
Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa mamaku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi mama yang baik hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku,"Mama tidak terbiasa."
KEBOHONGAN MAMA YANG KETUJUH
Setelah memasuki usianya yang tua, mama terkena penyakit kanker lambung, harus dirawat di rumah sakit, aku yang berada jauh di seberang samudra Atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk mama tercinta.
Aku melihat mama yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani operasi. Mama yang kelihatan sangat tua, menatap aku dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya.
Terlihat jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh mamaku sehingga mamaku terlihat lemah dan kurus kering. Aku sambil menatap mamaku sambil berlinang air mata. Hatiku perih, sakit sekali melihat mamaku dalam kondisi seperti ini. Tetapi mama dengan tegarnya berkata,"Jangan menangis anakku, mama tidak kesakitan."
KEBOHONGAN MAMA YANG KEDELAPAN
Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, mamaku tercinta menutup matanya untuk terakhir kalinya.
Dari cerita diatas saya percaya, teman - teman sekalian pasti merasa tersentuh dan ingin sekali mengucapkan, "Terima kasih mama."
Coba dipikir - pikir teman, sudah berapa lamakah kita tidak menelepon papa dan mama kita?
Sudah berapa lamakah kita tidak menghabiskan waktu kita untuk berbincang dengan papa dan mama kita?
Ditengah - tengah aktivitas kita yang padat ini, kita selalu mempunyai beribu - ribu alasan untuk meninggalkan papa mama kita yang kesepian. Kita selalu lupa akan papa dan mama yang ada di rumah.
Jika dibandingkan dengan pacar kita, kita pasti lebih peduli dengan pacar kita . Buktinya kita selalu cemas akan kabar pacar kita, cemas apakah dia sudah makan atau belum, cemas apakah dia bahagia bila di samping kita.
Namun, apakah kita semua pernah mencemaskan kabar dari orang tua kita?
Cemas apakah orang tua kita sudah makan atau belum?
Cemas apakah orang tua kita sudah bahagia atau belum?
Apakah ini benar?
Coba kita renungkan kembali..... .......
Diwaktu kita masih mempunyai kesempatan untuk membalas budi ortu kita, lakukanlah yang terbaik.
Jangan sampai ada kata "MENYESAL" di kemudian hari.
Ditulis oleh : Liana, by Email.
23 September 2008
Online Chatting with the Almighty (Imaginary)
aku : Memanggilmu? Tidak.. Ini siapa ya?
TUHAN : Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu.
aku : Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.
TUHAN : Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.
aku : Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun.
Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.
TUHAN : Benar sekali. Aktivitas memberimu kesibukan. Tapi produktivitas memberimu hasil. Aktivitas memakan waktu, produktivitas membebaskan waktu.
aku : Saya mengerti itu. Tapi saya tetap tidak dapat menghindarinya. Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting seperti ini.
TUHAN : Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa petunjuk. Di era internet ini, Aku ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi, misalnya.
aku : OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit?
TUHAN : Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisalah yang membuatnya jadi rumit.
aku : Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?
TUHAN : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu.
Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.
aku : Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidak-pastian.
TUHAN : Ketidak-pastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.
aku : Tapi, begitu banyak rasa sakit karena ketidak-pastian.
TUHAN : Rasa sakit tidak bisa dihindari, tetapi penderitaan adalah sebuah pilihan.
aku : Jika penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu menderita?
TUHAN : Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. Orang baik melewati rintangan, tanpa menderita. Dengan pengalaman itu, hidup mereka menjadi lebih baik, bukan sebaliknya.
aku : Maksudnya pengalaman pahit itu berguna?
TUHAN : Ya. Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras. Guru pengalaman memberi ujian dulu, baru pemahamannya.
aku : Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu? Mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah?
TUHAN : Masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental. Kekuatan dari dalam diri bisa keluar melalui perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha-leha.
aku : Sejujurnya, di tengah segala persoalan ini, kami tidak tahu kemana harus melangkah...
TUHAN : Jika kamu melihat ke luar, maka kamu tidak akan tahu kemana kamu melangkah. Lihatlah ke dalam. Melihat ke luar, kamu bermimpi. Melihat ke dalam, kamu terjaga. Mata memberimu penglihatan. Hati memberimu arah.
aku : Kadang-kadang ketidakberhasilan membuatku menderita. Apa yang dapat saya lakukan?
TUHAN : Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain.
Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri. Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan. Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain berkejaran dengan waktu.
aku : Di dalam saat-saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi?
TUHAN : Selalulah melihat sudah berapa jauh saya berjalan, daripada masih berapa jauh saya harus berjalan. Selalu hitung yang harus kau syukuri, jangan hitung apa yang tidak kau peroleh.
aku : Apa yang menarik dari manusia?
TUHAN : Jika menderita, mereka bertanya "Mengapa harus aku?" Jika mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya "Mengapa harus aku?"
aku : Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya di sini?
TUHAN : Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi apa kamu. Berhentilah mencari mengapa saya di sini. Ciptakan tujuan itu. Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.
aku : Bagaimana saya bisa mendapatkan yang terbaik dalam hidup ini?
TUHAN : Hadapilah masa lalumu tanpa penyesalan. Peganglah saat ini dengan keyakinan. Siapkan masa depan tanpa rasa takut.
aku : Pertanyaan terakhir, Tuhan.
Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab.
TUHAN : Tidak ada doa yang tidak dijawab.
Seringkali jawabannya adalah TIDAK.
aku : Terima kasih Tuhan atas chatting yang indah ini.
TUHAN : Oke. Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut. Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan. Percayalah kepada-Ku. Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup.
Behind The Scene
Ketika KKR pada hari Jumat, 19 September 2008, yang lalu, acara itu bersamaan dengan KKR Pdt. Stephen Tong di Gelora Bung Karno dan satu acara lain di kompleks Senayan itu. Yang dia khawatirkan adalah soal kemacetan lalu lintas di lingkungan itu sehingga akan menghalangi jemaat yang akan datang ke KKR. Jam 18.30 tempat duduk di Istora itu baru terisi sekitar 20%. Anggota panitia lain mulai menunjukkan kegelisahan.
"Bagaimana ini, pak?"
"Tenang saja. Sabar."
"Di luaran macet ya?"
"Ya,"
Beliau kembali berdoa secara pribadi. "Tuhan, ini adalah acara-Mu. Saya mohon agar Engkau memakai acara ini untuk menyembuhkan orang-orang yang memerlukan kesembuhan. Engkau sajalah yang dipermuliakan dalam acara ini."
Dalam waktu sekitar 20 menit, jemaat datang berbondong-bondong memasuki Istora dan memenuhi hampir semua kursi-kursi yang tersedia. Yang mengharukan, banyak mukjizat kesembuhan terjadi.
Baru selesai tugas itu, datang lagi penugasan baru dari Gembala Sidang, "Pak, nanti jadi ketua panitia konser saya lagi ya?" Demikianlah Bapak Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo memilih beliau kembali untuk mengkoordinir konser pujian penyembahan album nyanyian rohani ke-7 pada tanggal 15 November 2008 nanti di Istora juga. Memang, apabila beliau memimpin acara-acara semacam ini, segalanya menjadi beres bersama Tuhan. Banyak dukungan dari berbagai pihak untuk menyukseskan pelayanan demi kemuliaan nama Tuhan Yesus!
Ditulis Oleh Hadi Kristadi, Pentas Kesaksian.
29 Agustus 2008
Pemulihan Zaman Akhir
Bagaimana pemulihan itu mendapat efek? Mikha 5:3-6 mengatakan mengenai Mesiah bahawa:
Mikha 5:3-6 3 Sebab itu ia akan membiarkan mereka sampai waktu perempuan yang akan melahirkan telah melahirkan; lalu selebihnya dari saudara-saudaranya akan kembali kepada orang Israel. 4 Maka ia akan bertindak dan akan menggembalakan mereka dalam kekuatan TUHAN, dalam kemegahan nama TUHAN Allahnya; mereka akan tinggal tetap, sebab sekarang ia menjadi besar sampai ke ujung bumi, 5 dan dia menjadi damai sejahtera. Apabila Asyur masuk ke negeri kita dan apabila ia menginjak tanah kita, maka kita akan membangkitkan melawan dia tujuh gembala, bahkan delapan pemimpin manusia. 6 Mereka itu akan mencukur negeri Asyur dengan pedang dan negeri Nimrod dengan pedang terhunus; mereka akan melepaskan kita dari Asyur, apabila ia ini masuk ke negeri kita dan menginjak daerah kita.
Konsep di sini adalah bahwa:
Mesiah akan menyerahkan umat pilihan kepada sistem dunia sehingga Jemaat (dia yang bekerja keras; lihat juga Wah 12:13-17) disiapkan. Naga itu berperang dengan umat sisa dari benih perempuan itu. Ini bersamaan dengan meterai yang kelima. Ia juga dipertalikan kepada kesinambungan ke dalam Malapetaka Besar bagi kumpulan manusia yang memakai jubah putih di dalam darah anak Domba.
Apabila jumlah Jemaat akan siap, yakni jumlah penuh mereka yang dipilih atau yang ditakdirkan sejak dari penciptaan dunia (Efesus 1:4) dan dimasukkan di dalam buku kehidupan anak Domba pada masa dunia dijadikan (Wah 17:8) akan di bawa ke dalam tubuh Kristus, kesudahannya akan tiba.
Kesudahan akhir akan membawa serbuan oleh angkatan-angkatan di bahagian utara. Ini merupakan peperangan yang terakhir bagi Raja di Utara yang disebut di dalam Daniel 11.
Nubuatan ini seolah-olah menandakan bahawa peperangan terakhir ini akan membawa kepada kebangkitan tujuh gembala dan lapan orang berprinsip yang akan mengalahkan Raja-raja di Utara dan membentuk prasyarat bagi milenium. Penjelasan mengenai perang ini serta urutannya dan jangka masanya adalah subjek di dalam tulisan-tulisan yang lain.
Mikha membuat satu ketetapan di dalam Mikha 5:7-15 bahawa umat sisa Yakub akan berada di tengah-tengah banyak bangsa. Mereka akan berada di tengah-tengah orang jahil seperti singa muda diantara sekumpulan biri-biri. Mereka akan, pada masa itu, menjadi kebal. Ini dikenal pasti sebagai zaman akhir dari Mikha 4:1.
Apa yang kita prihatin mengenainya, ialah bagaimana urutan aktiviti itu akan terjadi. Bagaimana umat-umat pilihan bersedia untuk menangani keadaan yang akan mereka hadapi pada masa hadapan?
Pertama sekali, pra-syarat akan dibentuk untuk memanggil umat-umat pilihan. Ini akhirnya mengakibatkan gencatan era-era Jemaat. Ada empat era Jemaat yang masih wujud pada ketika kedatangan Mesiah dalam Wahyu 2:18 sehingga 3:22. Jemaat Pergamus tampak tidak berfungsi dan telah dimusnahkan di dalam perang, atau di bawa kepada pertobatan seperti dinyatakan di dalam Wahyu 2:16. Ada elemen-elemen di dalam jemaat ini yang masih hidup, tetapi struktur utamanya telah dimusnahkan ketika abad ini, sebelum tahap terakhir kedatangan Mesiah.
Era-era yang masih wujud ini difahami sebagai: Orang-orang Tiatira sekarang tertumpu di bahagian Eropah Timur; era Sardis dan Laodikia, yang mana hanya dua jemaat yang boleh didapati dengan meluas di bahagian orang-orang yang berbahasa inggeris, di Amerika dan Pasifik. Jemaat Laodikia dan Sardis dinyatakan ditolak dan tidak memasuki kerajaan Allah sebagai struktur. Jemaat filadelfia adalah satu organisasi yang kecil dari segi jumlah dengan kekuatan yang sedikit, tetapi ia murni dan dikasihi oleh Kristus. Ia adalah jemaat kasih persaudaraan.
Ungkapan-ungkapan ini adalah ungkapan deskriptif dan, sebenarnya terdapat elemen-elemen dalam setiap era di dalam setiap Jemaat. Filadelfia berada di dalam kesemua era dan bumbungan kepada semua era, tetapi pada zaman akhir mereka seolah-olah dibentuk dari elemen empat jemaat yang lain sebelum kedatangan Mesiah.
Semua era-era ini akan tertidur pada penghujung masa. Ini digambarkan oleh perumpamaan tentang perawan yang pintar dan bodoh. Matius 25:5-6 menyatakan bahawa sementara pengantin lelaki datang lewat mereka semua tertidur. Pada waktu tengah malam (ketika kesunyian malam yang amat sangat) ada seruan telah kedengaran, Lihatlah pengantin lelaki sudah tiba; pergilah menyongsong dia. Semua perawan tersebut bangun dan keluar untuk bertemu dengan dia, tetapi perawan yang bodoh tidak mempunyai minyak yang cukup untuk lampu mereka dan mereka lampu mereka terpadam (Mat 25:8). Perawan-perawan, walaupun bertunang, namun tidak berkahwin dengan Kristus pada ketika kebangkita pertama. Sebab Allah tidak membatalkan firmanNya dan oleh kerana pertunangan adalah hanya perkahwinan olok-olok (dan sudah tentu demikian ketika masa itu dan di tempat itu), mereka akan diasingkan untuk perkahwinan kedua di dalam kebangkita kedua.
Lebih lanjut lagi, sebelum Mesiah akan datang, bangsa-bangsa akan diberi amaran tentang apa yang akan terjadi. Seruan amaran boleh didapati dalam Yeremia 4:15 (dipetik dari tulisan Amaran pada Zaman Akhir [044]. Sebelum kita menangani perkara ini, kita harus meneliti sekarang pra-syarat yang dibutuhkan yang mesti dipenuhi.
Rentetan ini membawa, pertama sekali kejatuhan Jemaat-jemaat (dari Mengukur Kaabah [137]) dan, kedua kejatuhan bangsa.
Contoh yang utama tentang apa yang akan terjadi boleh didapati di dalam cerita Gideon.
Angkatan Gideon
Gideon telah dinaikkan dan menjadi hakim di Israel. Cerita ini didapati dalam Hakim-Hakim 6:1 sehingga 8:35. Israel telah jatuh ke dalam penyembahan berhala dan telah diserahkan ke dalam tangan orang-orang Midia selam tujuh tahun dan mereka tinggal di pergunungan, di gua-gua untuk berlindung (Hakim-Hakim 6:1-6).
Hakim-Hakim 6:1-6 1 Tetapi orang Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN; sebab itu TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Midian, tujuh tahun lamanya, 2 dan selama itu orang Midian berkuasa atas orang Israel. Karena takutnya kepada orang Midian itu, maka orang Israel membuat tempat-tempat perlindungan di pegunungan, yakni gua-gua dan kubu-kubu. 3 Setiap kali orang Israel selesai menabur, datanglah orang Midian, orang Amalek dan orang-orang dari sebelah timur, lalu maju mendatangi mereka; 4 berkemahlah orang-orang itu di daerah mereka, dan memusnahkan hasil tanah itu sampai ke dekat Gaza, dan tidak meninggalkan bahan makanan apapun di Israel, juga domba, atau lembu atau keledaipun tidak. 5 Sebab orang-orang itu datang maju dengan ternaknya dan kemahnya, dan datangnya itu berbanyak-banyak seperti belalang. Orang-orangnya dan unta-untanya tidak terhitung banyaknya, sekaliannya datang ke negeri itu untuk memusnahkannya, 6 sehingga orang Israel menjadi sangat melarat oleh perbuatan orang Midian itu. Lalu berserulah orang Israel kepada TUHAN.
Mungkin kejadian yang sejajar dengan ini ialah Perang Dunia Kedua (1939-1945). Peperangan ini mengikuti pemusnahan yang serupa pada 1914-1918, yakni Perang Dunia Pertama. Israel telah kehabisan tenaga manusia akibat dari peperangan-peperangan ini.
Allah telah menaikkan Gideon melalui Malaikat Elohim atau Malaikat Yahovah (Hakim-hakim 6:20-22), yakni Mesiah, dari Perayaan Paskah. Justru, pemulihan memulakan tahun Kudus.
Bersama dengan sepuluh orang dari bapanya, satu suku kaum dari Manaseh, dia menyingkirkan mezbah Baal, yang dibina oleh bapanya sendiri bersama dengan orang-orang Asher yang berdekatan (lambang zakar, bukan gugusan pohon seperti dalam KJV) (Hakim-Hakim 6:25 & Companion Bible). Lambang zakar ini sebagai sebahagian daripada sistem salib masih boleh dilihat sehingga hari ini dengan banyaknya di Lithuania.
Selepas ini, semua orang-orang Amalek, orang-orang Midian dan semua orang di bahagian timur akan berkumpul untuk menentang Israel. Gideon telah meniup sangkakala dan mengumpulkan bersama semua suku Manaseh dan mengirim pesan kepada Asher, Zebulun dan Naftali dan mereka bergabung bersama dengan dia (Hakim-Hakim 6:35).
Dia menguji Allah dengan doa melalui guntingan buluh domba untuk melihat sama ada Allah benar-benar bersamanya untuk membebaskan bangsa Israel (Hakim-Hakim 6:36-40).
Hakim-Hakim 6:36-40 36 Kemudian berkatalah Gideon kepada Allah: "Jika Engkau mau menyelamatkan orang Israel dengan perantaraanku, seperti yang Kaufirmankan itu, 37 maka aku membentangkan guntingan bulu domba di tempat pengirikan; apabila hanya di atas guntingan bulu itu ada embun, tetapi seluruh tanah di situ tinggal kering, maka tahulah aku, bahwa Engkau mau menyelamatkan orang Israel dengan perantaraanku, seperti yang Kaufirmankan." 38 Dan demikianlah terjadi; sebab keesokan harinya pagi-pagi ia bangun, dipulasnya guntingan bulu itu dan diperasnya air embun dari guntingan bulu itu, secawan penuh air. 39 Lalu berkatalah Gideon kepada Allah: "Janganlah kiranya murka-Mu bangkit terhadap aku, apabila aku berkata lagi, sekali ini saja; biarkanlah aku satu kali lagi saja mengambil percobaan dengan guntingan bulu itu: sekiranya yang kering hanya guntingan bulu itu, dan di atas seluruh tanah itu ada embun." 40 Dan demikianlah diperbuat Allah pada malam itu, sebab hanya guntingan bulu itu yang kering, dan di atas seluruh tanah itu ada embun.
Allah sesungguhnya bersama dengan dia dan justru Israel mendirikan khemah di bukit More di bahagian selatan. Orang-orang Midian dan sekutunya berada di bahagian utara (hakim-Hakim 7:1). Perkara ini mempunyai maksud dalam peperangan zaman akhir di antara Raja di bahagian Utara dan Selatan dalam Daniel 11.
Maka apa yang telah berlaku sesungguhnya penuh dengan makna. Tuhan telah mengambil keputusan untuk membebaskan Israel tetapi, supaya tidak ada daging yang dimuliakan dalam kemenangan ini dan bahawa itu adalah bukti yang Allah sesungguhnya membebaskan mereka, Dia mengambil keputusan untuk mengurangkan jumlah orang di dalam angkatan (Hakim-Hakim 7:3)
Pertama sekali, Dia mengumpulkan angkatan itu. Ini adalah lambang kepada perkumpulan jumlah penuh umat pilihan sebelum kedatangan Mesiah.
Kemudian Dia berfirman kepada mereka bahawa sesiapa sahaja yang merasa takut menghadapi perang boleh pulang ke rumah. Dari 32,000 orang yang berkumpul, ada 22,000 orang yang pulang dan hanya 10,000 yang tertinggal (Hakim-Hakim 7:3). Orang yang tertinggal ini sekali lagi dikurangkan.
Hakim-Hakim 7:4-8 4 Tetapi TUHAN berfirman kepada Gideon: "Masih terlalu banyak rakyat; suruhlah mereka turun minum air, maka Aku akan menyaring mereka bagimu di sana. Siapa yang Kufirmankan kepadamu: Inilah orang yang akan pergi bersama-sama dengan engkau, dialah yang akan pergi bersama-sama dengan engkau, tetapi barangsiapa yang Kufirmankan kepadamu: Inilah orang yang tidak akan pergi bersama-sama dengan engkau, dialah yang tidak akan pergi." 5 Lalu Gideon menyuruh rakyat itu turun minum air, dan berfirmanlah TUHAN kepadanya: "Barangsiapa yang menghirup air dengan lidahnya seperti anjing menjilat, haruslah kaukumpulkan tersendiri, demikian juga semua orang yang berlutut untuk minum." 6 Jumlah orang yang menghirup dengan membawa tangannya ke mulutnya, ada tiga ratus orang, tetapi yang lain dari rakyat itu semuanya berlutut minum air. 7 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Gideon: "Dengan ketiga ratus orang yang menghirup itu akan Kuselamatkan kamu: Aku akan menyerahkan orang Midian ke dalam tanganmu; tetapi yang lain dari rakyat itu semuanya boleh pergi, masing-masing ke tempat kediamannya." 8 Dari rakyat itu mereka mengambil bekal dan sangkakala; demikianlah seluruh orang Israel disuruhnya pergi, masing-masing ke kemahnya, tetapi ketiga ratus orang itu ditahannya. Adapun perkemahan orang Midian ada di bawahnya, di lembah.
Pelajaran di sini ialah bahawa walaupun angkatan itu dikumpulkan secara efektif dari warisan Tuhan, yakni jemaah pilihanNya, Dia tidak memilih untuk menggunakan angkatan itu dalam ketentuanNya. Mereka telah bersedia, tetapi pulang selepas mereka melaporkan diri dalam tugasan dan bersedia untuk peperangan itu.
Penjajaran perkara ini dengan kejadian pada zaman akhir jelas dilihat. Pemusnahan besar-besaran itu berlaku untuk membatalkan hukum Allah dan semua kajian Alkitab dari Eropah dan seluruh dunia. Ia mendapat sokongan dari jemaat-jemaat Trinitarian di Eropah. Kerja dalam jemaat telah diberi masa untuk dikembangkan sepanjang empat puluh tahun selepas perang dari 1946-1986. ini secara efektif satu generasi. Ini juga seperti keadaan aman yang dikecapi oleh Israel selama empat puluh tahun di bawah Gideon, tetapi ianya dikecapi selepas peperangan (Hakim-Hakim 8:28).
Jangka masa dari 1987 sehingga tahun yobel keempat puluh pada 2027 adalah tepat empat puluh tahun. Ini adalah generasi terakhir bagi jemaat di padang belantara yang dirujuk oleh Kristus sebagai angkatan ini dalam nubuatan Olivet. Angkatan ini tidak akan berlalu sehingga semuanya ini terjadi (Mat 24:34).
Agak jelas Kristus tidak merujuk kepada generasi ketika zamannya, kerana mereka semua mati seribu sembilan ratus tahun dahulu dan mengungkap beberapa nubuatan yang merangkumi abad-abad. Wahyu sendiri adalah ungkapan nubuatan yang dibentangkan, paling minimum, merangkumi tigabelas abad.
Penyingkiran Pertama
Penyingkiran yang awal semuanya telah terjadi menurut hukum-hukum Allah seperti yang didapati dalam Ulangan bab 20 (lihat tulisan Ulangan 20 [201]).
Bukan semua akan dipilih atau dikumpulkan dan mereka yang dipanggil akan ditetapkan untuk menjalankan proses penyaringan. Ini juga sejajar dengan ungkapan ramai yang akan dipanggil tetapi sedikit yang akan dipilih (Mat 20:16).
Pengurangan jumlah yang pertama menambah nombor gasal dari 4 kepada 1 yang menjadikan kira-kira 13 untuk 1 yang memihak kepada angkatan musuh.
Nombor-nombor ini dihubungkan dengan nombor unit-unit yang memerintah di kaunsil Allah; dua puluh penatua dalam dua kumpulan dan juga satu rasul dan satu hakim bagi satu suku dibawah Kristus. Struktur Kristus dan para rasul menggambarkan ini pada waktu Perjamuan Malam Yang Terakhir. Bagaimanapun, allah dunia ini juga menggambarkan struktur itu dalam pemerintahannya seperti yang ditentang oleh Kristus.
Proses pemilihan yang Terakhir
Pengurangan jumlah dalam angkatan yang kedua kali mempunyai makna yang berhubungan dengan peperangan yang terakhir pada zaman akhir dengan sistem Baal. Proses pemilihan dilakukan sewaktu umat pilihan dalam perjalanan mendekati air. Air melambangkan Roh Suci. Air hidup ini mengalir dari Kristus (Yoh 4:10-11, 14). Air Gideon menunjukkan jalan untuk kita mendekati Allah. Mereka yang menyembah Allah dalam cara diskriminasi boleh digunakan. Penyembahan ini adalah dari Allah (dari Allah yang kita Sembah [002]). Menurut kepada dia dan patuh kepada mereka yang bertindak dibawah delegasi adalah tidak berbakti. Ini mungkin dilambangkan dengan berlutut atau melemahkan seseorang (tindakan melemahkan (proskuneo) di hadapan Kristus dan umat pilihan. Tindakan sedemikian adalah tindakan merendahkan diri yang amat sangat, tetapi ianya sendiri bukan berbakti, seperti ianya diterjemahkan di dalam Ibrani 1:6 dan Wahyu 3:9. Kita menyembah Allah Bapa (Luk 4:8; Yoh 4:21-24; Fil 3:3; Wah 22:9).
Pengurangan dari 13 untuk 1 sehingga nombor yang seterusnya yang mewakili 450 untuk 1, mempunyai hubungan langsung untuk bertindak dalam penurutan kepada kuasa delegasi Allah dan diletakkan di dalam diri individu oleh Roh Suci sebagai roh Elijah. 450 untuk 1 adalah jumlah purata para imam Baal dengan Elijah, sebagai nabi utama yang menangani pemusnahan sistem Baal, kedua-dua pada waktu Israel kuno dan sebagau saksi utama pada zaman akhir nanti. Sistem Baal ini yang berjubah hitam dan Kemarim di dalam Alkitab, akan dimusnahkan pada zaman akhir. Angkatan Gideon akan berkumpul pada waktu zaman akhir untuk melaksanakan tugas itu melengkapi perincian mesej dalam wahyu 14 (lihat tulisan Mesej-Mesej dalam Wahyu 14 [270]).
Allah telah menyatakan bahawa Dia akan mengutus nabi Elijah untuk memulihkan segala perkara.
Maleakhi 4:4-6 4 Ingatlah kepada Taurat yang telah Kuperintahkan kepada Musa, hamba-Ku, di gunung Horeb untuk disampaikan kepada seluruh Israel, yakni ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum. 5 Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu. 6 Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.
Alkitab adalah jelas bahawa Elijah akan diutus untuk memulihkan segala perkara. Tidak kira apa yang dilakukan oleh seseorang untuk mengajar mengenai pemulihan segala perkara, pemulihan yang terakhir tidak akan lengkap sehingga neksus hukum itu dipulihkan oleh Elijah. Ini telah dimusnahkan dibawah setan dan ini tidak akan dipulihka sehingga Elijah datang dan memulihkan neksus ini. Pada ketika ini ia hujan ke atas orang-orang yang benar dan tidak benar. Dibawah bahagian terakhir pemulihan dibawah Elijah, neksus hukum tersebut akan memulihkan berkat-berkat dan kutukan-kutukan (dari Berkat-berkat dan Kutukan-kutukan [075]) kerana memelihara Hukum Allah. Sekiranya kamu tidak memelihara Sabat dan Bulan Baru, Paskah dan roti tidak Beragi, Pentakosta dan Perayaan BaitSuci, kamu tidaka akan mendapat hujan pada musim seterusnya dan semua malapetaka di Mesir akan diletakkan kepada mereka yang gagal untuk menghantar utusan ke Yerusalem untuk perayaan Bait Suci (Zak 14:16-19).
Perhubungan kepada masa-masa akhir ialah ini. Bangsa Israel akan diberi jangka masa selama empat puluh tahun dalam kedamaian untuk menyebarkan injil dan menyediakan umat pilihan untuk pembebasan di bawah Mesiah yang dibicarakan di dalam Mikha. Kemudian umat-umat pilihan akan didedahkan kepada pengajaran berhala, yang mengakibatkan kemunculan Trinitarianisma di antara jemaat-jemaat Allah. Ini adalah kesilapan jemaat Laodikia. Orang-orang Laodikia adalah miskin, menimbulkan belas kasihan, buta dan telanjang. Mereka fikir mereka kaya, tetapi Allah telah perintahkan Kristus untuk meludahkan mereka keluar dari mulutnya (Wah 3:16). Mereka yang berada di dalam jemaat pada zaman akhir harus membeli emas yang dibersihkan di dalam api 9Wah 3:18) kesengsaraan dan pakaian putih bagi yang mati syahid (Wah 6:11) akan dibersihkan di dalam darah anak Domba (Wah 12:11).
Sardis dan Laodikia dipercayai tidak layak utuk memasuki kerajaan Allah dan hanya individu dari struktur itu yang memasuki kerajaan Allah. Yang tertinggal akan berjumlah sikit, seperti unit komando, yang mana akan menyebarkan firman Allah dan memberi amaran kepada bangsa-bangsa tentang kedatangan Mesiah. Dengan penghapusan obor-obor yang diberi makan dari kendi bangsa (lihat Gideon di atas) dan menggunakan sangkakala pada zaman akhir, angkatan ini akan bekerja dibawah pimpinan Mesiah. Ianya akan dikandungi oleh beberapa suku kaum Israel – yang pada mulanya akan dimulakan oleh Manaseh, Asher dan Naftali bersama beberapa dari Zebulun (dari Hakim 6:35, 7:23). Ianya berkembang kepada penerbitan penderitaan oleh Dan-Efraim (Yer 4:15) [044] ibid., dan [137] ibid). Akhirnya ia memperlihatkan pengubahan ke atas Yudea dan kemudian pemanggilan umat-umat ke Yerusalem oleh Zebulun dan Isakhar, yang mana merupakan janji hak kelahiran mereka (dari Memanggil umat ke Yerusalem [238]).
Dalam satu pengertian, ini adalah kesinambungan kepada kerja yang dimulakan sebelum bermulanya pengukuran Kaabah dalam Wahyu 11:1. Rujukan kepada Buku Kecil dalam Wahyu 10:9-11mendahului pengukuran Kaabah, tetapi ia juga sezaman dengannya dan meneruskan kepada 1,260 hari dari dua saksi di dalam Wahyu 11:2-6.
Gideon telah diberi pemahaman mengenai masa dari mimpi yang diberikan kepada salah seorang daripada angkatan musuh (Hakim 7:13-15).
Hakim-Hakim 7:13-15 13 Ketika Gideon sampai ke situ, kebetulan ada seorang menceritakan mimpinya kepada temannya, katanya: "Aku bermimpi: tampak sekeping roti jelai terguling masuk ke perkemahan orang Midian; setelah sampai ke kemah ini, dilanggarnyalah kemah ini, sehingga roboh, dan dibongkar-bangkirkannya, demikianlah kemah ini habis runtuh." 14 Lalu temannya menjawab: "Ini tidak lain dari pedang Gideon bin Yoas, orang Israel itu; Allah telah menyerahkan orang Midian dan seluruh perkemahan ini ke dalam tangannya." 15 Segera sesudah Gideon mendengar mimpi itu diceritakan dengan maknanya, sujudlah ia menyembah. Kemudian pulanglah ia ke perkemahan orang Israel, lalu berkata: "Bangunlah, sebab TUHAN telah menyerahkan perkemahan orang Midian ke dalam tanganmu."
300 orang ini dibahagi kepada tiga kumpulan dan diberi lampu dan buyung. Mereka meletakkan lampu di dalam buyung dan, dengan signal yang diberi, semua kumpulan membunyikan amaran ini bersama-sama (Hakim 7:16-18).
Hakim-Hakim 7:16-18 16 Sesudah itu dibaginyalah ketiga ratus orang itu dalam tiga pasukan dan ke tangan mereka semuanya diberikannya sangkakala dan buyung kosong dengan suluh di dalam buyung itu. 17 Dan berkatalah ia kepada mereka: "Perhatikanlah aku dan lakukanlah seperti yang kulakukan. Maka apabila aku sampai ke ujung perkemahan itu, haruslah kamu lakukan seperti yang kulakukan. 18 Apabila aku dan semua orang yang bersama dengan aku meniup sangkakala, maka haruslah kamu juga meniup sangkakala sekeliling seluruh perkemahan itu, dan berseru: 'Demi TUHAN dan demi Gideon!'"
Tindakan ini memberi bentuk awal divisi-divisi kerja pada zaman akhir dan tiga gembala yang akan disingkirkan dalam masa satu bulan (lihat tulisan Mengukur Kaabah [137]). Kerja ini kemudian melibatkan Efraim (Hakim 7:24-25). Pengejaran 15,000 umat di bahagian timur oleh angkatan 300 Gideon berkembang ke Yordan. 120,000 telah dibunuh pada malam itu. Peperangan itu bermula pada ketika hampir tengah malam, yakni sejurus selepas 10 malam. Dalam perkataan lain, masa ini adalah sejurus sebelum tengah malam sewaktu pengantin lelaki datang.
Idea di belakang perumpamaan ini memberi nama kepada kumpulan meletakkan Alkitab-Alkitab di dalam hotel dan kawasan-kawasan lain, yang dipanggil Gideon. Bagaimanapun, kita dapati bahawa ayat dalam Alkitab telah dicemari dalam semua bangsa dan bahasa-bahasa oleh sistem Protestan dan terjemahan yang salah telah mengaburkan perkataan Alkitab yang benar dan Hukum-Hukum Allah.
Gideon menyerang 15,000 dengan angkatan sejumlah 300 orang dan menawan raja Midian, Zebah (bererti korban) dan Zalmuna (bererti naungan telah disangkal), yang telah melarikan diri. (Hakim 8:11-12). Dua kota yang menolak untuk memberi bantuan kepada kumpulan itu, Sukot (bererti (Penyembahan Berhala) pondok atau bait suci) dn Penuel (bererti muka Allah), telah dihukum kerana gagal untuk menyumbangkan bantuan. Ini memberi bentuk awal elemen-elemen jemaat pada zaman akhir, yang mana telah menyeleweng ke dalam amalan agama yang salah, dan yang sebelumnya mengenali Allah seperti umat pilihan, dan yang akan dihukum. Para penatua di Sokut yang menolak untuk memberi makan kepada 300 ini, di kawasan di mana bukan kawasan kekuasaan mereka, akan digaruk dengan duri gurun onak (Hakim 8:7). Orang-orang Penuel sesungguhnya dibunuh dan menara mereka, atau tempat keselamatan dan kuasa, telah dimusnahkan (Hakim 8:9, 17).
Gideon diminta untuk memerintah Israel tetapi dia menolak dengan berkata Tuhan akan memerintah kamu (Hakim 8:23). Ini sebenarnya adalah hasil terakhir dari perang zaman akhir. Permintaan yang dibuat oleh Gideon ialah bahawa anting-anting yang telah diambil dari suku Ismail, akan diberikan kepadanya sebagai upah. Ini telah berlaku dan Gideon telah membuat efod daripadanya, sesungguhnya terbukti sebagai satu objek berhala, yang menjadi perangkap kepada rumahnya. Maknanya tidak begitu difahami dari ayat ini. Anting-anting adalah azimat, yang mana melindungi mulut dari roh-roh jahat. Mereka sendiri adalah satu berhala.
Anak lembu emas dalam Keluaran dibuat oleh Harun dari anting-anting orang-orang yang keluar dari MEsir. Dia mengatakan bahawa ini adalah allah-allah yang mengeluarkan mereka dari tanah Mesir (Kel 32:4). Ini tidak salah dari segi penggunaan bahasa seperti penulis Nehemiah fikir, mengemukakan ayat dalam bentuk tunggal (Neh 9:18). Justru, anting-anting dilarang bagi Israel. Ayat-ayat yang merujuk kepada anting-anting (kebanyakannya dalam KJV) adalah terjemahan salah bagi permata-permata dahi. Maknanya ialah bahawa benda-benda yang di bawa ke dalam Milenium akan menodai bangsa seperti efod yang dibuat dari bahan-bahan yang menjadi perangkap kepada Manaseh (dari Anak Lembu Emas [222] dan Asal-usul Penggunaan Anting-anting dan Permata pada masa-masa Kuno [197]).
Amaran mengenai kedatangan zaman akhir telah dikeluarkan dari orang-orang Dan-Efraim.
Yeremia 4:15-17 15 Dengar! Orang memberitahukan dari Dan, mengabarkan malapetaka [atau menerbitkan kesengsaraan] dari pegunungan Efraim [atau gunung-gunung Efraim]. 16 Peringatkanlah kepada bangsa-bangsa: Sungguh ia datang! Kabarkanlah di Yerusalem: "Pengepung datang dari negeri yang jauh, memperdengarkan suaranya terhadap kota-kota Yehuda. 17 Seperti orang-orang yang menunggui ladang mereka mengelilinginya dari segala pihak, sebab Yehuda telah memberontak terhadap Aku, demikianlah firman TUHAN.
Hasil akhir dari perang ini boleh didapati pada lima ayat dalam yeremia 4:22.
Yeremia 4:22-27 22 "Sungguh, bodohlah umat-Ku itu, mereka tidak mengenal Aku! Mereka adalah anak-anak tolol, dan tidak mempunyai pengertian! Mereka pintar untuk berbuat jahat, tetapi untuk berbuat baik mereka tidak tahu." 23 Aku melihat kepada bumi, ternyata campur baur dan kosong, dan melihat kepada langit, tidak ada terangnya. 24 Aku melihat kepada gunung-gunung, ternyata goncang; dan seluruh bukitpun goyah. 25 Aku melihat, ternyata tidak ada manusia, dan semua burung di udara sudah lari terbang. 26 Aku melihat, ternyata tanah subur sudah menjadi padang gurun, dan segala kotanya sudah runtuh di hadapan TUHAN, di hadapan murka-Nya yang menyala-nyala! 27 Sebab beginilah firman TUHAN: "Seluruh negeri ini akan menjadi sunyi sepi, tetapi Aku tidak akan membuatnya habis lenyap.
Seventh-Day Adventist menggunakan ayat ini untuk pembenaran dalam Milenium sorgawi (meninggalkan bumi yang diasingkan untuk Setan selama 1000 tahun, yang bertentangan dengan Wah 20:4) tidak mengendahkan janji bahawa Tuhan tidak akan mengadakan pengakhiran dan bahawa masih ada manusia yang hidup yang disebut tinggal di luar kota-kota dalam Yeremia 4:29. mereka sendiri menyeleweng ke dalam Trinitarian dari proses yang seolah-olah bermula dari penekanan dalam penginjilan mereka, selepas kematian uriah Smith dari 1931, akhirnya memuncak kepada pernyataan kepada Trinitarianisma dalam 1978. justru mereka telah menodai kedudukan mereka bagi tahap yang seterusnya.
Dari rentetan ini, yang diambil sebagai nubuatan, kita sedang menangani penerbitan kesengsaraan yang melibatkan beberapa bangsa pada zaman akhir, dibawah pimpinan suku kaum Yusuf seperti suku Dan-Efraim menggunakan kumpulan-kumpulan bersedia sebelumnya, pada mulanya dari Manaseh, menggunakan Asher dan Naftali dan beberapa suku Israel. Masa itu adalah sekarang. Kita sedang bersedia. Bahan-bahan yang diberikan kepada kita akan membentuk nukleus bagi keupayaan kita untuk bertahan di sepanjang penganiayaan dalam masa 100 tahun masa yang tertinggal, yang mana akan bermula dari 1916 yang mengambil tempat sepenuhnya dari 1927. penganiayaan meterai kelima ini akan dijelaskan dengan terperinci di dalam tulisan Bencana Besa: Penganiayaan Meterai Kelima.
Setiap angkatan akan menjadi terang dan sangkakala kepada Israel dan kepada dunia. Angkatan akan masuk di antara bangsa-bangsa bersama Gideon dan tersebar ketakutan serta gementar. Jadi, ianya juga akan memasuki di antara banyak bangsa pada zaman akhir dari Mikha 5:7-8. ianya bukan untuk mereka yang tidak mengenali Allah mereka. Tetapi mereka yang mengenali Allah mereka akan melakukan kerja-kerja yang besar.
Pra-penempatan dengan bilangan menunjukkan 70,000 dari satu daripada jemaat-jemaat Sabatarian sepanjang sepuluh tahun akan jatuh dan mati dalam dalam spiritual, seperti halnya dengan Daud apabila dia menjumlahkan Israel. Daud menjumlahkan Israel kerana Allah mahu membuat satu contoh dari Israel atas kesalahan mereka (2Sam 24:1-25). Daud telah menjumlahkan Israel walaupun nasihat Allah tidak diendahkan. Ketika dia menyedari kesalahannya, dia diberi tiga pilihan:
· Tujuh tahun kelaparan;
· Tiga bulan melarikan diri dari musuh; atau
· Tiga hari penyakit sampar.
Dia memilih untuk tunduk ke dalam tangan Allah dn bukannya manusia dan memilih tiga hari penyakit sampar. 70,000 orang mati.
Penyakit sampar berhenti sejurus di tempat pengirikan Arauna, yang mana sebagai raja, memberikan tempat pengirikan tersebut kepada Daud sebagai raja. Tetapi Daud menolak hadiah itu dan membayar 50 syikal perak untuknya. Mezbah itu didirikan di sana dan tulah itu berhenti.
Justru, pusat tengah Kaabah kebaktian telah dibentuk dari wabak sampar. Allah menggunakan urutan ini untuk membawa tujuanNya melalui hambah-hambahNya. Ramai di antara oran yang tidak susila mati dalam proses ini. Ini adalah proses pembersihan yang sama pada masa penghujung.
Allah akan mencapai tujuanNya dan mengumumkan firmanNya pada zaman akhir. Untuk melakukan itu, dia harus memurnikan umat pilihan dan menyingkirkan semua kesalahan yang digalakkan oleh mereka yang memilih buluh dan yang tidak berupaya untuk mengenal dan melaksanakan kebenaran.
Dari pemulihan pada zaman akhir, jemaat akan dikuatkan dan bersedia bagi kedatangan dua saksi dan pemulihan oleh Elijah terhadap neksus hukum Allah. (dipetik juga dari Hukum Allah [L1]; siri Hukum [252-263] dan Saksi-Saksi [135]).
Sehingga masa itu roh Elijah akan bersemayam di dalam jemaat-jemaat Allah, yang harus melaksanakan tugasan yang ditetapkan untuk itu dalam pemulihan dari pemahaman nubuatan Alkitab.
Ps. Indri Gautama
Kehidupan setiap manusia adalah suatu perjalanan menuju suatu destinasi atau tujuan akhir. Sadar atau tidak, kita sedang berlari menuju destinasi masing-masing.
Apakah destinasi itu? Destinasi adalah suatu keadaan yang ingin kita capai dalam kehidupan kita. Destinasi bagi seorang yang lumpuh mungkin adalah kaki yang sehat untuk berjalan dengan baik. Bagi seorang eksekutif, mungkin posisi puncak di perusahaannya. Destinasi itu dipercayai sebagai tempat dan keadaan di mana hidup menjadi lebih baik.
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. – Yeremia 29:11.
Terlepas dari destinasi pribadi setiap orang, Tuhan pencipta kita sesungguhnya memiliki destinasi dan tujuan akhir bagi setiap orang. Destinasi yang kita rancang sendiri sangat berbeda dari destinasi Tuhan. Ukurannya berbeda dan dampaknyapun berbeda.
Sebesar apapun destinasi Tuhan bagi kita, namun tidak semua orang mau memeluknya. Hanya orang-orang yang betul-betul memeluk destinasi Tuhan bagi dirinya yang tidak akan pernah kehilangan pengharapan. Mereka akan berani keluar dari zona kenyamanan mereka untuk masuk ke zona signifikan. Mereka menyadari bahwa posisi mereka saat ini masih jauh dari posisi yang Tuhan rancangkan bagi mereka.
Tuhan rindu agar kita semua memeluk destinasi-Nya. Salah satu cara yang dipakai Tuhan agar kita masuk dalam destinasi-Nya adalah dengan memberikan kita divine dissatisfaction atau ketidakpuasan ilahi. Ketika ada sesuatu di dalam diri Anda yang membuat Anda bertanya: “Apakah hidup saya hanya sebatas ini saja? Adakah sesuatu yang lebih dari ini?”
Mengapa Tuhan menaruh ketidakpuasan ilahi ini? Karena Dia mau mengebaskan mental status quo dari diri Anda. Tuhan tidak mau Anda mengalami stagnasi. Tuhan akan menggoncangkan apapun supaya Anda keluar dari zona kenyamanan Anda dan masuk ke zona signifikan.
Salah seorang terkaya di Amerika Serikat berkata:
Men and women are limited not by the place of their birth, not by the color of their skin, but by the size of their hope.
(Manusia tidak dibatasi oleh tempat kelahiran maupun oleh warna kulitnya, tetapi dibatasi oleh ukuran dari pengharapannya.)
Hari ini, Tuhan mengundang kita semua untuk meninggalkan dunia Anda yang kecil dan berpusat pada diri sendiri, dan masuk ke dunia Tuhan yang tidak terbatas. Kondisi Anda dan segala sesuatu yang telah Anda capai dan miliki sekarang hanyalah sebagian kecil dari apa yang Tuhan miliki, dan Tuhan mau memberikan seluruh milik-Nya kepada Anda.
Mintalah pada Tuhan untuk memberikan kepada Anda ketidakpuasan ilahi agar Anda tidak berhenti pada keadaan Anda saat ini tetapi beranjak terus dalam destinasi Tuhan untuk meraih dan menjadi segala yang sudah Tuhan sediakan dan rancang bagi Anda. Masuklah ke zona signifikan!
Dalam kasih-Nya,
Maria Magdalena Ministries
22 Agustus 2008
| Kuasa Benih Ps. Indri Gautama | ||||||
|
05 Agustus 2008
| DIMENSI YANG BERBEDA Ps. Indri Gautama | ||||||
|
26 Juli 2008
| KUASA VISI Ps. Indri Gautama | ||
|
18 Juli 2008
Red Alert !!!
Dalam Beberapa waktu ini akan beredar sebuah Film Sesat dengan Judul "Jesus, The Spirit Of GOD".
Mengapa saya bilang sesat??
Karena film ini dibuat bukan berdasarkan dari Injil Kristus Yesus. Tapi didasari dari Al-Quran dan "Injil" Barnabas, yang kita sudah tahu bahwa ini adalah ajaran Sesat yang beredar luas di dunia saat ini.
Film yang disutradarai oleh Nader Talebzadeh. Dan Ahmad Soleimani-Nia yang berperan sebagai Yesus. Dua orang ini termasuk dalam Golongan Garis Keras Islam yang ingin menghancurkan Kekristenan.
Berikut Cuplikan salah satu wawancara Nader dengan Majalah Times.
Untuk menggarap film Jesus Spirit, Nader mengaku mengambil acuan dari naskah Al Qur’an dan ajaran Barnabas-yang oleh banyak pelajar Barat dianggap sekedar dongeng fabel era pertengahan. Premis yang diusung dalam film ini sudah bisa ditebak, Yesus ialah penyebar kasih sayang dengan mukjizat keajaiban, tapi tidak mati disalib dan tidak bangkit dari kematian. Nader memang ingin memberi pesan, jika Kristen, kepercayaan yang dianut lebih dari 2 milyar umat dan inti dari mayoritas filosofi barat ialah berdasar hal yang salah.
“Saya kembali ke Iran dengan perasaan bahwa ada salah paham yang besar dari Barat tentang negara saya. Iran dipropaganda hitam,”ujar Nader
“Jika ada satu hal yang ingin saya lakukan dalam hidup ialah membuat film ini,” ungkap sutradara yang memenangkan penghargaan Dialog Antar Kepercayaan di Religion Today Film Festival, Italia, 2007 silam. “Saya tidak berkata Yesus tidak disalib. Tuhan yang melakukan. Itu semua ada di Al Qur’an. Film ini dibuat dengan keyakinan. Saya mencoba membuatnya seindah yang saya bisa,” imbuhnya
Ia sendiri berharap jika film 35-milimeter besutannya mampu memulai dialog antar agama. "Kita harus bergabung bersama dalam dunia informasi serba cepat, tidak untuk memberi pemahaman distorsi. Kita harus berkata, ‘Sudahkah anda melihat pintu ini untuk mengetahui kebenaran tentang Yesus,” ujar Nader
Beberapa warga Amerika telah ‘mengintip’ melalui pintu Nader. Film tersebut telah diputar empat kali di depan public Amerika dan baru-baru ini diseleksi untuk mengikuti Festival Film Philadelphia. Ia mengatakan jika sebenarnya banyak orang yang menerima dengan pikiran terbuka dan bahkan tergelitik dengan pertanyaan sejarah dan agama yang ditimbulkan.
Durasi asli serial sepanjang 1000 menit ini diedit dalam format DVD kasar seharga $5 perkepingnya, dan TV Iran siap menyiarkan. Menyajikan tokoh Isa sebagai nabi yang menyampaikan ajaran agama, bergerak dalam cahaya lembut dan senandung khudus ditengah hiruk-pikuk kaummnya
Narasi dan dialog yang disajikan berdasarkan ajaran Islam dan Injil Barnabas, kitab terakhir—yang menurut sutradara—disembunyikan oleh otoritas gereja agar tidak mengganggu stabilitas iman umat Kristen.
Banyak pelajar mempercayai jika gospel atau ajaran Kristen,( tidak termasuk karya kanonik di awal Gereja Katholik) yang ditulis beberapa abad kemudian ialah turunan dari Barnabas. Kitab tersebut memang beririsan dengan cerita-cerita Mathius, Markus, Lukas, Yohannes namun tidak menulis keberadaan Yesus sebagai anak Tuhan.
Cerita Barnabas beresonansi dengan kaum Muslim yang mempercayai ajaran Al Qur’an jika, Isa lahir dari perawan, bukan Tuhan melainkan salah satu dari lima rasul besar.
Dalam film tersebut Nader juga menunjukkan jika Yesus bangkit menuju Surga sebelum prajurit Romawi mendatangi. Judas, salah satu murid Yesus yang berkhianat berubah mirip sang guru dan dialah yang disalib. Berdasar kepercayaan Islam, Yesus saat ini hidup dan akan kembali untuk mengalahkan iblis.
”Barnabas ialah mata rantai yang hilang, dan dunia masih belum siap untuk menerimanya kembali. Itu ialah bagian teks yang harus kita lihat dan kaji pula,” kata Nader.
Nia Sang “Yesus”
Dia ialah Muslim Iran yang sangat mirip dengan imej Yesus versi Hollywood bahkan versi Renaisan. Ahmad Soleimani-Nia telah memerani Tokoh Yesus selama tujuh tahun, memelihara rambut dan janggutnya tetap panjang
Melihat raut mukanya, Nia-begitu aktor utama ini kerap disapa sangat mirip bintang rock tahun 1970-an. Dia tidak pernah berakting sebelumnya, namun kulitnya yang terang dan sudut wajahnya yang tajam bercampur dengan ciri Timur Tengah, mampu menggabungkan estetika Barat dan spirtualitas Timur
Dalam kehidupan nyata, Nia tinggal di Tehran. Dia dulu adalah anggota tentara angkatan darat Iran dan menjadi ahli besi dalam Badan Energi Atom Iran, yang dituduh pemerintah Bush kedok bagi pengadaan senjata. Itu merupakan fakta ironi bagi masyarakat barat khususnya Amerika Serikat
Fakta ini mungkin mengganggu beberapa warga Amerika, terutama sayap kanan. Namun sepertinya tidak akan semengganggu pesan yang disampaikan oleh film itu sendiri, yaitu Yesus tidak disalib dan tidak bangkit dari kematian.
“Saya tidak pernah ingat mengapa saya begitu terlibat dengan peran ini,” kata Nia, pria yang lahir di bagian barat Iran dekat wilayah Kurdistan Irak. “Itu bermula ketika saya masih kecil, usia 7 atau 8 tahun. Saya melihat lukisan Leonardo da Vinci’s ‘Last Supper’ dan saya diidentikkan dengan Yesus. Dia selalu bersama saya sejak itu. Dalam lingkungan saya, dengan rambut panjang dan jenggot tebal, saya dianggap sebagai Yesus,”tuturnya.
Nader si sutradara sendiri sempat melontarkan canda ketika ia tengah mencari pemeran utama namun tak kunjung mendapatkan. Hingga suatu hari, asisten Nader menunjuk Nia di jalan dan berkata. “Aku temukan Yesus mu!”.
_____________________________________________________________
Dan bagaimana saudaraku, bukankah ini sebagai tanda bahwa Akhir Zaman semakin dekat.
Bukankah Firman Tuhan telah berkata bahwa menjelang Akhir Zaman, Nabi Nabi Palsu akan bangkit dan Menyesatkan Umat-Ku. Bukankah semakin banyak kesengsaraan yang dialami oleh Orang Kristen, sebagai Umat Pilihan.
Apakah engkau akan tetap bertahan sampai kesudahannya dan berkata, "Yesuslah Tuhan!!"??
Apakah engkau akan menyerah kepada kesesatan dunia ini??
Semua Pilihan Ada ditanganmu !!!
Sebuah Kisah Nyata
Ada seorang bocah kelas 4 SD di suatu daerah di Milaor Camarine Sur (Filipina) yang setiap hari mengambil rute melintasi daerah tanah berbatuan dan menyeberangi jalan raya yang berbahaya dimana banyak kendaraan yang melaju kencang dan tidak beraturan.
Setiap kali berhasil menyeberangi jalan raya tersebut, bocah ini mampir sebentar ke Gereja setiap pagi hanya untuk menyapa Tuhan. Tindakannya selama ini diamati oleh seorang Pendeta yang merasa terharu menjumpai sikap bocah yang lugu dan beriman
tersebut.
"Bagaimana kabarmu Andy? Apakah kamu akan ke sekolah?"
"Ya, Bapa Pendeta!" balas Andy dengan senyumnya yang menyentuh hati Pendeta
tersebut. Dia begitu memperhatikan keselamatan Andy sehingga suatu hari dia berkata kepada bocah tersebut,"Jangan menyeberang jalan raya sendirian, setiap
kali pulang sekolah kamu boleh mampir ke Gereja dan saya akan menemani kamu
ke seberang jalan . jadi dengan cara tersebut saya bisa memastikan kamu pulang
ke rumah dengan selamat."
"Terima kasih, Bapa Pendeta."
"Kenapa kamu tidak pulang sekarang ?? Apakah kamu tinggal di Gereja setelah pulang sekolah?"
"Aku hanya ingin menyapa kepada Tuhan ......sahabatku. "
Dan Pendeta itu segera meninggalkan Andy untuk melewatkan waktunya didepan
altar berbicara sendiri, tapi kemudian Pendeta tersebut bersembunyi dibalik
altar untuk mendengarkan apa yang dibicarakan Andykepada Bapa di Surga.
"Engkau tahu Tuhan, ujian matematikaku hari ini sangat buruk, tetapi aku tidak mencontek walaupun temanku melakukannya . aku makan satu kue dan minum
airku."
"Ayahku mengalami musim paceklik dan yang bisa kumakan hanyalah kue
ini. Terima kasih buat kue ini Tuhan!"
"aku tadi melihat anak kucing malang yang kelaparan dan aku memberikan kueku yang terakhir buatnya . lucunya, aku nggak begitu lapar."
"Lihat, ini selopku yang terakhir. Aku mungkin harus berjalan tanpa sepatu minggu depan. Engkau tahu ini sepatu ini akan rusak, tapi tidak apa-apa .. paling tidak aku tetap dapat pergi ke sekolah.
Orang-orang berbicara bahwa kami akan mengalami musim panen yang susah bulan
ini, bahkan beberapa temanku sudah berhenti sekolah ..Tolong Bantu mereka supaya bisa sekolah lagi . tolong Tuhan ??
Oh ya, Engkau tahu Ibu memukulku lagi. Ini memang menyakitkan, tapi aku tahu sakit ini akan hilang, paling tidak aku masih punya seorang Ibu.Tuhan . Engkau mau lihat lukaku ??? Aku tahu Engkau mampu menyembuhkannya, disini .. disini .. aku rasa Engkau tahu yang ini khan.....?? Tolong jangan marahi Ibuku ya ..??? dia hanya
sedang lelah dan kuatir akan kebutuhan makanan dan biaya sekolahku .. Itulah
mengapa dia memukul kami.
Oh Tuhan. aku rasa aku sedang jatuh cinta saat ini. Ada seorang gadis yang cantik dikelasku, namanya Anita .... menurut Engkau apakah dia akan menyukaiku ???
Bagaimanapun juga paling tidak aku tahu Engkau tetap menyukaiku karena aku tidak usah menjadi siapapun hanya untuk menyenangkanMu. Engkau adalah sahabatku.
Hei ..... ulang tahunMu tinggal dua hari lagi, apakah Engkau gembira?? Tunggu saja sampai Engkau lihat, aku punya hadiah untukMu .tapi ini kejutan bagiMu. Aku berharap Engkau akan menyukainya.
Ooops aku harus pergi sekarang." Kemudian Andy segera berdiri dan memanggil Pendeta itu, "Bapa Pendeta ....Bapa Pendeta..aku sudah selesai bicara dengan sahabatku, anda bisa menemaniku menyeberang jalan sekarang!"
Kegiatan tersebut berlangsung setiap hari, Andy tidak pernah absen sekalipun.
Pendeta Agaton berbagi cerita ini kepada jemaat di Gerejanya setiap hari Minggu karena dia belum pernah melihat suatu iman dan kepercayaan yang murni kepada Allah .. suatu pandangan positif dalam situasi yang negatif.
Pada hari Natal, Pendeta Agaton jatuh sakit sehingga dia tidak bisa memimpin
gereja dan dirawat di rumah sakit. Gereja diserahkan pengelolaannya kepada
4 wanita tua yang tidak pernah tersenyum dan selalu menyalahkan segala sesuatu yang orang lain perbuat. Mereka juga sering mengutuki orang yang menyinggung mereka.
Mereka sedang berlutut memegangi rosa rio mereka ketika Andy tiba dari pesta
natal di sekolahnya, dan menyapa "Halo Tuhan..Aku ...'
"Kurang ajar kamu bocah !!! tidakkah kamu lihat kami sedang berdoa ??!!! Keluar.!!!"
Andy begitu terkejut, " Dimana Bapa Pendeta Agaton.??? Dia seharusnya membantuku menyeberangi jalan raya . dia selalu menyuruhku mampir lewat pintu belakang Gereja . tidak hanya itu, aku juga harus menyapa Tuhan Yesus ini hari ulang tahunNya, aku punya hadiah untukNya.... "
Ketika Andy mau mengambil hadiah tersebut dari dalam bajunya, seorang dari
keempat wanita itu menarik kerahnya dan mendorongnya keluar Gereja. Sambil membuat tanda salib ia berkata "Keluarlah bocah..kamu akan mendapatkannya !!!"
Oleh karena itu Andy tidak punya pilihan lain kecuali sendirian menyeberangi jalan raya yang berbahaya tersebut didepan Gereja. Dia mulai menyeberang. ketika tiba-tiba sebuah bus datang melaju dengan kencang disitu ada tikungan yang tidak terlihat pandangan. Andy melindungi hadiah tersebut didalam saku bajunya, sehingga dia tidak melihat datangnya bus tersebut.
Waktunya hanya sedikit untuk menghindar .. dan Andy tewas seketika. Orang-orang disekitarnya berlarian dan mengelilingi tubuh bocah malang tersebut yang sudah tak bernyawa.
Tiba-tiba, entah muncul darimana ada seorang pria berjubah putih dengan wajah yang halus dan lembut namun penuh dengan air mata datang dan memeluk tubuh bocah malang tersebut. Dia menangis.Orang- orang penasaran dengan dirinya dan bertanya,
"Maaf Tuan.apakah anda keluarga bocah malang ini ? Apakah anda mengenalnya? "
Pria tersebut dengan hati yang berduka karena penderitaan yang begitu dalamsegera berdiri dan berkata," Dia adalah sahabatku."
Hanya itulah yang dia katakan. Dia mengambil bungkusan hadiah dari dalam baju
bocah malang tersebut dan menaruhnya didadanya. Dia lalu berdiri dan membawa
pergi tubuh bocah malang tersebut dan keduanya kemudian menghilang.
Kerumunan orang tersebut semakin penasaran...
Di malam Natal, Pendeta Agaton menerima berita yang sungguh mengejutkan. Dia berkunjung ke rumah Andy untuk memastikan pria misterius berjubah putih tersebut.
Pendeta itu bertemu dan bercakap-cakap dengan kedua orang tua Andy.
"Bagaimana anda mengetahui putera andameninggal ?"
"Seorang pria berjubah putih yang membawanya kemari." ucap ibu Andy terisak.
"Apa katanya ?"
Ayah Andy berkata ,"Dia tidak mengucapkan sepatah katapun. Dia sangat berduka. Kami tidak mengenalnya namun dia terlihat sangat kesepian atas meninggalnya Andy sepertinya Dia begitu mengenal Andy dengan baik. Tapi ada suatu kedamaian yang sulit untuk dijelaskan mengenai Dirinya. Dia menyerahkan anak kami dan tersenyum lembut. Dia menyibakkan rambut Andy dari wajahnya dan memberikan kecupan di keningnya kemudian Dia membisikkan sesuatu ...
<>"Apa yang dia katakan?"
"Dia berkata kepada puteraku ..." Ujar sang Ayah "Terima kasih buat kadonya . Aku akan segera berjumpa denganmu. Engkau akan bersamaku."
Dan sang Ayah melanjutkan, "Anda tahu kemudian. semuanya itu terasa begitu indah .. aku menangis tetapi tidak tahu mengapa bisa demikian. Yang aku tahu aku menangis karena bahagia .. aku tidak dapat menjelaskannya Bapa Pendeta, tetapi ketika Dia meninggalkan kami ada suatu Kedamaian yang memenuhi hati kami, aku
merasakan kasihnya yang begitu dalam di hatiku.. Aku tidak dapat melukiskan sukacita didalam hatiku.
Aku tahu puteraku sudah berada di Surga sekarang. Tapi tolong katakan padaku, Bapa Pendeta..siapakah Pria ini yang selalu bicara dengan puteraku setiap hari di gerejamu? anda seharusnya mengetahui karena anda selalu berada disana setiap hari, kecuali pada waktu puteraku meninggal ."
Pendeta Agaton tiba-tiba merasa air matanya menetes di pipinya, dengan lutut gemetar dia berbisik," Dia tidak berbicara dengan siapa-siapa. kecuali dengan Tuhan."
08 Juni 2008
Ev. Cindy Jacobs
|
WELCOME
Bangkitlah. Majulah Berperang. Sebab Allah Yang Menjadi Panglimamu.
Engkau Bagaikan Anak Panah Ditangan Pahlawan.
