26 Mei 2008

Musim Persiapan
Ps. Indri Gautama




Setiap tahun kita di Indonesia mengalami dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Negara-negara yang terletak jauh dari garis khatulistiwa, seperti Amerika, Australia dan Eropa memiliki empat musim, yaitu musim gugur, musim dingin, musim semi dan musim panas. Setiap musim memiliki tujuan yang berbeda. Sebagai orang Kristen, kita juga melewati musim-musim yang berbeda.

Pengkotbah 3:1-8 berkata bahwa: Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun dibawah langit ada waktunya. Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut ….. ada waktu untuk mengasihi, ada waktu untuk membenci; ada waktu untuk perang, ada waktu untuk damai.

Anda dan saya diselamatkan Tuhan dan diadopsi menjadi anak-Nya untuksuatu tujuan, yaitu menjadi solusi bagi orang lain. Sebelum tugas dari Tuhan bisa Anda kerjakan dengan berhasil, Anda perlu masuk dalam musim persiapan.

Musim persiapan adalah masa di mana Tuhan menyesuaikan karakter kita dengan tugas besar yang Dia berikan kepada kita. Tokoh-tokoh besar di Alkitab pun mengalami musim yang serupa. Kita ambil contoh dari tiga pemimpin Tuhan di Alkitab:

1. Musa

“Dan sesudah 40 tahun tampaklah kepadanya seorang malaikat di padang gurun gunung Sinai di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Musa heran tentang penglihatan itu, ...... ; karena itu marilah, engkau akan Kuutus ke tanah Mesir.” – Kisah Para Rasul 7:30-34.

Musa dibesarkan dalam hikmat orang Mesir, ia berkuasa dalam perkataan dan perbuatannya. Tetapi dibutuhkan 40 tahun musim persiapan bagi Musa di padang gurun untuk tugas besar yang Tuhan percayakan kepada Musa.

2. Yesus

Kita tidak tahu apa yang dialami Yesus selama 30 tahun pertama dalam kehidupan-Nya. Alkitab hanya mencatat kelahiran Yesus, Yesus pada usia delapan hari, Yesus pada usia duabelas tahun. Itu adalah 30 tahun musim persiapan sebelum Yesus masuk dalam pelayanan selama 3½ tahun.

3. Rasul Paulus

Setelah pertemuannya dengan Kristus di jalan lurus menuju Damsyik, dia tidak langsung melayani sebagai rasul. Ia pergi ke tanah Arab selama tiga tahun sebelum ke Yerusalem.

“Juga aku tidak pergi ke Yerusalem mendapatkan mereka yang telah menjadi rasul sebelum aku, tetapi aku berangkat ke tanah Arab dan dari situ kembali ke Damsyik. Lalu, tiga tahun kemudian aku pergi ke Yerusalem……..” – Galatia 1:17-18.

Sukses melalui musim persiapan "Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir"
Pengkhotbah 3:11

Mungkin situasi Anda saat ini adalah musim persiapan bagi Anda. Tuhan sedang mempersiapkan hal yang besar di akhir musim ini bagi Anda.

Tidak akan ada laut terbelah jika Musa tidak menghabiskan 40 tahun sebagai gembala dan tidak akan ada roti yang bermultiplikasi jika Yesus tidak sabar selama 30 tahun pertama hidupnya menunggu kebesaran dari Tuhan.

Setiap musim memiliki tujuan untuk tugas yang Tuhan berikan kepada Anda. Supaya tugas yang Tuhan berikan kepada Anda berhasil, Anda harus mengerti musim persiapan ini. Ini adalah musim untuk mempersiapkan diri Anda untuk tugas besar yang Tuhan akan berikan kepada Anda.

Dalam kasih-Nya,
Maria Magdalena Ministries

Tidak ada komentar:

WELCOME

Selamat Datang Para Ksatria - Ksatria Allah.
Bangkitlah. Majulah Berperang. Sebab Allah Yang Menjadi Panglimamu.
Engkau Bagaikan Anak Panah Ditangan Pahlawan.